Senin, 07 Desember 2020

kebersihan lingkungan,dan ruangan kelas

cara menumbuhkan perduli terhadap kebersihan lingkungan,khususnya di dalam kelas adalah dengan cara  :
1. Sediakan tempat sampah Menjaga kebersihan lingkungan bisa dimulai dari aktivitas sederhana yakni membuang sampah pada tempatnya. Guru dan pihak sekolah bisa membuat rambu-rambu untuk tidak membuang sampah sembarangan dengan media gambar berwarna, sehingga mudah dipahami maksudnya oleh anak-anak. Lakukan pula persuasi atau nasihat langsung yang sifatnya lisan pada anak saat jam istirahat dimulai. Lakukan persuasi ini setiap hari agar tertanam di ingatan anak. Sekolah juga harus menyediakan tempat sampah dengan jumlah yang memadai atau sesuai kebutuhan, bila memungkinkan dipisah antara tempat sampah organik atau basah dan tempat sampah nonorganik atau kering. 

2. Budaya saling mengingatkan Guru perlu mengajak anak-anak untuk mengingatkan teman yang lupa membuang sampah pada tempatnya. Beri pemahaman bahwa kebersihan sekolah dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, sehingga mereka harus saling mewujudkan dan menjaganya.

 3. Contoh dari orang dewasa Orang dewasa perlu memberi contoh nyata pada anak, sebab anak lebih mudah meniru ketimbang melaksanakan nasihat. Tanpa adanya kerja sama banyak pihak, kebersihan lingkungan akan sulit terwujud. Orangtua dan guru bisa memberi contoh untuk peduli pada kebersihan lingkungan sekolah dengan cara memungut sampah yang tercecer. Lakukan itu sambil memberikan arahan kepada anak-anak untuk melakukan hal yang sama sehingga lebih mudah diingat dan diikuti.

 4. Rutin bersihkan kelas Buat jadwal rutin untuk bersama-sama membersihkan ruangan kelas dengan suasana yang menyenangkan agar sesi bersih-bersih tidak seperti beban. Baca juga: Parenting Layangan, Cara Efektif Mendidik Remaja Milenial Anak-anak dapat dibagi menjadi beberapa kelompok dan tiap kelompok bertanggung jawab membersihkan bagian tertentu di kelas. Sediakan alat bersih-bersih dengan bentuk dan warna sesuai dengan usia anak. Cara ini akan meningkatkan rasa memiliki pada kelas, harapannya anak akan menjaga kelas agar tetap bersih dan nyaman tanpa diminta. 

5. Peduli toilet Toilet biasanya menjadi ukuran bersih atau tidaknya suatu lingkungan sekolah. Kalau toiletnya bersih, biasanya bagian lain dari sekolah juga akan bersih, asri dan tertata dengan baik. Sebaliknya, jika kondisi toiletnya kotor dan bau, biasanya bagian lainnya juga demikian. Jadi, ingatkan anak-anak untuk menjaga kebersihan dengan menyiram toilet sampai bersih setelah memakainya. Ajak anak untuk selalu mencuci tangan usai ke toilet atau membuang sampah demi kesehatan diri. 

6. Keasrian lingkungan Bersih saja tak cukup, agar lingkungan sekolah nyaman, keasrian sekolah juga perlu mendapat perhatian. Untuk membuat lingkungan sekolah lebih asri, guru dan pihak sekolah bisa menetapkan hari tertentu untuk mengajak anak-anak menanam bunga, sayur dan pohon. Selain membuat lingkungan sekolah indah dan sejuk, anak-anak juga akan turut menjaganya, karena tanaman tersebut mereka yang menanam.

 https://edukasi.kompas.com/read/2020/01/22/14000091/7-cara-melatih-anak-menjaga-kebersihan-di-sekolah?page=all.
Penulis : Ayunda Pininta Kasih
Editor : Yohanes Enggar Harususilo


analisis gerakan Vertikal Jum'p






1Posisi Awal Vertical jump ?

Lompat tinggi (vertical jump) adalah lompatan tegak atau kearah vertical yang dilakukan tanpa awalan dengan jangkauan lengan yang setingi-tingginya (Rudi Karwijanto, 2004).

Adapun mekanisme gerak dari lompat (vertical jump) yaitu :

a. Countermovement (posisi awal berdiri tegak lalu melakukan fleksi hip, knee dan ankel joint)

b. Propulsion (gerakan lanjutan dari countermovement menuju gerakan take off)

c. (fase ini diawali take off menuju landing), landing  (gerakan landing menuju end of movement).

Salah satu faktor yang mempengaruhi tinggi lompatan adalah kekuatan (power) dari tungkai. Selain itu beberapa komponen yang perlu diperhatikan adalah kapasitas dari kerja kardiovaskuler, pulmonal, performa otot, fleksibilitas dan beberapa aspek psikologi dan sosial. Performa otot itu sendiri terdiri dari kekuatan otot (power), daya tahan otot (endurance) dan maskroskopik otot. Agar dapat melakukan gerakan lompat tinggi (vertical jump) secara maksimal maka memerlukan kekuatan otot yang maksimal agar menghasilkan performance otot yang optimal sehingga resiko cidera saat beraktifitas dapat diminimalisir.

2. Kelompok Otot Mana yang diulur?

Untuk menilai vertical jump dimulai dengan para subjek meletakkan jari mereka yang sudah ditandai dengan kapur ke dinding sambil berdiri tegak menghadap ke samping dengan dinding di sisi kanan mereka, kemudian lengan kanan di ekstensi maksimal di atas kepala, subjek akan menandai di titik tertinggi yang bisa dicapai dengan jari. Setelah itu, subjek akan melakukan vertical jump. Pada titik tertinggi lompatan, subjek harus mengulurkan tangan kanan ke dinding untuk menandai ketinggian maksimum melonjak dan menandai dengan jari yang sudah diberi kapur.

3. Bagaimana gerakkan yang baik efisien,efektif dan aman ?

Gerakan yang baik adalah gerakkan yang sesuai dengan posisi awal, cara lompatannya dan sealur saat melakukan tahap - tahapannya. Jangan lupa selalu melakukan pemanasan sebelum melakukan aktivitas olahraga dan jangan lupa melakukan pendinginan setelah melakukan olahraga, lakukan lompatan sesuai dengan kemampuan anda jangan memaksakan kapasitas anda, karena jika di paksakan mungkin akan terkena cidera ringan maupun sedang. Gerakkan yang baik adalah dengan memperhatikan betul tahapan tahapan berikut :

a. Lakukan posisi awal yang benar dengan berdiri tegap menghadap ke samping dengan mengangkat satu tangan

b. Lakukan lompatan jika posisi sudah siap dan seperti mengeper untuk landingnya

c. Lakukan jatuhan dengan menggunakan ujung kaki agar tidak cidera dan mendapat pendaratan yang baik.

4. Berapa segmen tubuh yang ikut bekerja ?

Daya ledak otot, pada khususnya kinerja Vertical Jump, dianggap sebagai elemen penting untuk kinerja atlet yang sukses, serta untuk melakukan aktivitas  sehari-hari dan tugas pekerjaan.Vertical Jump adalah salah satu parameter kebugaran untuk mengukur daya ledak (explosive power) dengan mengukur tinggi lompatan atlet. Tes ini sering digunakan oleh atlet, terutama untuk mengetahui perkembangan seorang atlet selama pelatihan. Semakin tinggi  lompatan, maka semakin kuat otot kaki/daya ledak seorang atlet.Peningkatan vertical jump yaitu proses yang lengkap dapat dilihat pada beberapa aspek yang berbeda, diperlukan berapa komponen yang mendukung di antaranya kekuatan tendon, keseimbangan, kontrol motor, kekuatan otot, fleksibilitas otot dan ketahanan otot. Vertical jump didukung oleh peran utama dari otot penggerak tubuh, yaitu kelompok otot m. quadriceps femoris. Peningkatan vertical jump harus bertahap dan diperlukan adaptasi dari m. quadriceps femoris sebagai penggerak utama.  Segemen tubuh yang sangat berperan penting yaitu :

1. Tungka kaki

2. Lutut

3. Pinggul

4. Paha

5. Kelompok otot mana yang bekerj utama ?

Otot-otot yang berperan dalam melakukan Vertical Jump adalah otot-otot tungkai bawah yang terdiri dari tiga bagian yaitu :

1. Adduktor : m. adductor langus, m. adductor brevis, m. adductor magnus, m. pectineus, dan m. gracillis

2. Ekstensor : m. quadriceps femoris, m. rectus femoris, m. vastus lateralis, m. vastus medialis, m. vastus intermedius dan m. Sartorius

3. Hamstring : m. biceps femoris, m. semi tendinosus, m. semi membranosus.

6. Faktor yang mempengaruhi gerakkan ini ?

Faktor yang mempengaruhi gerakan vertikal jump

1. Usia

Semakin bertambahnya usia maka semakin dewasa dalam perkembangan Teknik melompat dan pertumbuhan fisik yang terlatih.

2. Antropometri

Antropometri memiliki peran dalam melakukan vertical jump, bahwa semakin panjang ekstremitas bawah, maka semakin tinggi vertical jump yang dihasilkan.

3. Jenis Kelamin

Laki-laki menghasilkan puncak dan kekuatan rata-rata yang lebih tinggi daripada wanita. Kekuatan yang lebih besar yang diamati pada pria didorong oleh massa otot yang lebih besar, yang memberikan kontribusi kekuatan lebih besar.

4. Penyakit Ekstremitas Bawah

Melakukan vertical jump membutuhkan kondisi fisik tubuh yang optimal. Pasien dengan arthritis idiopatik menunjukkan penurunan momen sendi lutut selama fase take-off vertical jump. Ada kemungkinan bahwa momen ekstensor lutut yang menurun mungkin merupakan indikasi m. quadriceps femoris yang lemah.

KESIMPULAN

faktor yang mempengaruhi tinggi lompatan adalah kekuatan (power) dari tungkai. Performa otot terdiri dari kekuatan otot (power), daya tahan otot (endurance) dan maskroskopik otot. Agar dapat melakukan gerakan lompat tinggi (vertical jump) secara maksimal maka memerlukan kekuatan otot yang maksimal agar menghasilkan performance otot yang optimal. Gerakan yang baik adalah gerakkan yang sesuai dengan posisi awal, cara lompatannya dan sealur saat melakukan tahap – tahapannya. Vertical jump didukung oleh peran utama dari otot penggerak tubuh. Peningkatan vertical jump harus bertahap dan diperlukan adaptasi dari m. quadriceps femoris sebagai penggerak utama.

TEKNIK DASAR BOLA BASKET


Teknik Dasar Bola Basket

Teknik Dasar Basket – Bola Basket merupakan olahraga yang semakin populer di kalangan pelajar, baik di tingkat SD, SMP, SMA dan Universitas. Sesuai sejarah bola basket, olahraga ini ditemukan oleh Dr. James Naismith, seorang pastor asal Kanada yang mengajar di sebuah fakultas untuk para mahasiswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield. hingga sampai berkembang di Indonesia. Untuk menjadi pemain bola basket maka harus mempelajari teknik dasar dengan baik sehingga dapat bermain dengan baik pula. Teknik dasar bola basket yang harus dikuasai antara lain yaitu cara mengumpan (passing), menggiring bola (dribble) dan menembak (shooting). Permainan bola basket telah banyak mengalami perubahan hingga seperti sekarang ini. Ciri bola basket modern adalah :
  • Body Contact
  • Dinamis
  • Team Work


Cara Memegang Bola :
  1. Bola berada pada ujung telapak tangan bagian atas
  2. Jari tangan dibuka posisi relax
  3. Ibu jari dekat dengan badan berada dibelakang bola membentuk huruf ”V” terbalik.
Teknik Dasar Bola Basket :

    Macam-macam passing atau umpan diantanya yaitu :
  • Chest Pass - Yaitu operan dada yang umum digunakan bila tidak ada pemain bertahan diantara pengoper dan rekan setimnya. Cara melakukan operan ini adalah memegang bola setinggi dada dan dekat dengan badan. Siku ditekuk dan jari-jari terbuka memegang bola. Saat bola dilepaskan, lengan dan tangan diluruskan dengan telapak menghadap ke luar.
  • Bounce Pass - Gerakan dasar operan pantul hampir sama dengan operan dada meskipun situasi saat dilaksanakannya berbeda. Operan pantul sering dilakukan pada permainan pivot ketika pengoper mengoper ke teman setimnya yang dijaga dari belakang, atau dalam situasi di mana operan dada tidak mungkin dilakukan.
  • Overhead Pass - Operan ini biasanya dilakukanuntuk melempar bola ke daerah post tinggi dan rendah, atau sebagai lemparanyang mengawali serangan cepat setelah bola memantul, atau saat lemparan kedalam.
  • Baseball pass - Operan jarak jauh yang dilakukan dari lebih setengah panjang lapangan. Operan ini tidak terlalu akurat namun berguna pada serangan cepat.
  • Behind the back pass - Operab ini dianggap operan angan-angan, namun sekarang sudah menjadi senjata menyerang yang umum. Keunggulan umpan ini yaitu lawan tidak mengetahui sasaran yang ingin dituju.
2. Menggiring (Dribble)
    Prinsip dalam mengajarkan teknik dribble antara lain:
  • Kontrol pada Jari-Jari Tangan
  • Mempertahankan Tubuh Tetap Rendah
  • Kepala Tegak
  • Melatih Tangan yang Lain
  • Pemain perlu untuk belajar dribble menggunakan tangan yan lain.
  • Lindungi Bola

    Macam-Macam Dribble yaitu :
  • Change of pace dribble - Dribble ini adalah yang paling umum dalam bolabasket dan digunakan untuk membuat pemain bertahan berfikir bahwa pelaku dribble akan memperlambat atau mempercepat tempo dribble.
  • Low or control dribble - Dribble ini adalah yang paling umum dalam bolabasket dan digunakan untuk membuat pemain bertahan berfikir bahwa pelaku dribble akan memperlambat atau mempercepat tempo dribble.
  • High or speed dribble - Ketika pemain berada di lapangan terbuka dan harus bergerak secepatnya denganbola, maka ia akan menggunakan dribble ini. Ketika berlari dengan cepat, pemain akan mendorong bola di depannya dan membiarkannya melambung ke atas setinggi pinggulnya. Tangan yang mendribble tidak berada di atas bola melainkan di belakang bola.
  • Crossover dribble - Yaitu mendribble bola dengan memindahkan bola dari tangan yang satu kearah tangannya yang lain. Gerakan ini sangat bagus untuk memperdaya pemain bertahan. Namun bola bisa dicuri bila tidak dilakukan dengan baik, karena bola tidak terjaga.
  • Behind the back dribble - Jenis dribble ini digunakan ketika pemain mengganti arah supaya terbebas dari pemain bertahan. Bola digerakkan dari satu sisi tubuh ke sisi tubuh yang lain dengan mengayunkannya di belakang tubuh.
  • Between the legs dribble - Dribble ini adalah cara yang cepat untuk memindahkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain melewati sela kaki. Digunakan ketika pen-dribble dijaga dengan ketat atau ingin mengganti arah.
  • Reverse dribble - Dribble ini dikenal juga dengan nama spin dribble atau rol dribble. Dribble ini dilakukan untuk mengganti arah dan memantulkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain ketika dijaga dengan ketat. Dribble ini harus dilakukan dengan cepat saat pen-dribble mendorong bola ke lantai dan berputar mengelilingi pemain bertahan.
3. Menembak (Shooting)
    Cara Melakukan Shooting Bola Basket :
  • Set-shoot - Tembakan ini jarang dilakukan pada permainan biasa. Karena jika penembak tidak melompat maka tembakannya mudah dihalangi. Umumnya tembakan ini dilakukan saat lemparan bebas atau bila memungkinkan untuk menembak tanpa rintangan.
  • Lay-up shoot - Yaitu hal yang harus dipelajari dalam permainan bolabasket. Dalam situasi persaingan, jenis tembakan ini harus bisa dilakukan pemain baik menggunakan tangan kanan ataupun kiri. Lay-up dilakukan di akhir dribble. Pada jarak beberapa langkah dari ring, penggiring bola secara serentak mengangkat tangan dan lutut ke atas ketika melompat ke arah keranjang.
  • Underhand shoot - Tembakan ini adalah jenis tembakan lay-up ketika penembak melompat kea rah keranjang, mengangkat tangan ke atas untuk menjauhkan bola dari jangkauan pemain bertahan.
  • Jump shoot - Tembakan ini sering dilakukan saat pemain menyerang tidak bisa mendekati keranjang. Tembakan ini sangat sulit dihalangi karena dilakukan pada titik tertinggi lompatan vertical penembak.
  • Hook shoot - Yaitu tembakan lemah dan akurat serta merupakan gerakan low-post yang baik. Bila dilakukan dengan tepat maka tembakan ini sangat sulit untuk dihalangi, karena tangan penembak berada jauh dari jangkauan pemain bertahan. Tembakan ini selalu diawali dengan pemain memunggungi keranjang.
  • Dunking - Tembakan dunk dulunya dianggap suatu atraksi istimewa yang dilakukan oleh pemain-pemain dengan postur tubuh yang tinggi. Tembakan dunk adalah tembakan yang mengagumkan dan dapat mengobarkan semangat tim serta menjatuhkan mental lawan dengan cepat. Dunking dapat dilakukan dengan dua atau satu tangan dari depan atau belakang. Tembakan ini hanya dapat dilakukan oleh pemain yang memiliki postur atau lompatan tinggi.
4. Pivot 
  • Merupakan gerakan memutar badan dengan salah satu kaki menjadi poros sambil memegang bola. Gerakan pivot berguna untuk melindungi bola agar tidak bisa terjangkau atau direbut oleh lawan.

Warming-up dengan pendekatan melalui permainan TRADISIONAL


 Menurut Hartono, dkk (2013: 2) pendidikan jasmani memposisikan anak sebagai suatu kesatuan yang utuh baik lahir maupun batin. Melalui pendidikan jasmani, seorang anak dapat melakukan aktivitas jasmani sekaligus memperoleh pendidikan secara alami. Dengan aktivitas jasmani yang dilakukan, seorang anak dapat mengembangkan potensi fisik yang dimiliki, melatih stabilitas emosional, mengoptimalisasi gerak dasar yang kurang sempurna dan mengembangkan karakter yang ada dalam dirinya. Selain itu, dengan aktivitas fisik atau jasmani anak akan belajar tentang nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari seperti saling menghormati sesama teman, suka menolong, mempunyai rasa simpati terhadap sesama, jujur dan pantang menyerah. Menurut Smith (dalam Hartati dkk, 2012: 30) menyatakan bahwa bermain merupakan dorongan yang timbul langsung dari dalam diri individu, bagi anak merupakan pekerjaan sedangkan bagi orang dewasa lebih dimaknai sebagai hobi. Bermain bagi anak bukan hanya sekedar bermain, namun bermain adalah bentuk dari proses pembelajaran sehingga bermain merupakan unsur yang sangat penting dalam proses pendidikan. Untuk mencapai tujuan dari pendidikan jasmani, permainan menjadi bentuk aktivitas yang sangat penting. Ketika bermain, semua fungsi tubuh baik jasmani maupun rohani anak akan ikut terlatih. Selain itu permainan merupakan sebuah jembatan untuk meningkatkan daya intelektual seorang anak. Dalam dunia pendidikan diakui suatu pernyataan bahwa makin banyak kesempatan bermain, makin sempurnalah penyesuaian anak terhadap keperluan hidupnya di masyarakat.

Berdasarkan dari hal tersebut, guru pendidikan jasmani dituntut untuk mengembangkan permainan dalam pembelajaran penjasorkes khususnya pada saat pemanasan dengan tujuan untuk meningkatkan minat siswa dan menyesuaikan pembelajaran gerak sesuai dengan karakter siswa. Oleh karena itu, guru harus banyak mengembangkan berbagai aktivitas permainan. Permainan dilakukan saat pemanasan selain untuk meningkatkan minat siswa tetapi juga untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran pendidikan jasmani mengingat bahwa pendidikan jasmani sangat erat kaitanya dengan aspek ketrampilan gerak (Hartati dkk, 2012: 24).

penerapan permainan tradisional dalam pemanasan terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan diharapkan dapat merubah pola pemanasan yang sebelumnya diberikan oleh guru dan menarik antusias siswa untuk mengikuti pembelajaran penjasorkes. Alasan peneliti menggunakan permainan tradisional dalam pemanasan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran penjasorkes karena dalam permainan tradisional telah memiliki aspek psikomotor, kognitif dan afektif yang tinggi yang sudah sesuai apabila diterapkan dalam pembelajaran penjasorkes.

berikut berberapa permainan tradisional sebagai contoh untuk warming-up agar peserta didik tidak bosan saat melakukan pemanasan dan agar tercipta suasana yang menyenangkan :  seperti alip cendong, alip buaya, sambar elang, gerobak sodor, terompah baja, enggrang, tek-tek, patok lele, kuda lompat, kuda tunggang, ular naga, karet yeye, karet merdeka, karet jepang, engklek orang, engklek surat, permulaan, bisik-gendong, yoyo, gasing, balap pinang, dorong ban, pecah piring, batalion, gotri ala gotri, bola sabit, batu locak, lari goni, tupai dan pemburu, kucing dan tikus, masukkan paku ke botol, congklak dan lain sebagainya.

Dalam pembelajaran di sekolah, permainan tradisional ini paling tepat disisip pada bagian pemanasan dan pada bagian pendinginan.

Jika permainan tradisional itu disisipkan pada bagian pemanasan, maka yang harus diperhatikan adalah, tujuan dari pemanasan itu sendiri. Jangan sampai gerakan permainan tradisional yang dipilih sebagai model pemanasan tidak sesuai dengan tujuan dari pemanasan. Misalnya salah satu tujuan pemanasan adalah meningkatkan denyut nadi pada zona pemanasan yakni antara 100-120 detak per-menit.

Maka, untuk menyesuaikan agar permainan tradisional yang dipilih dapat meningkatkan denyut nadi pada zona denyut nadi pemanasan, harus ada beberapa penyesuaian dalam pelaksanaannya. Dalam melakukan beberapa gerakan harus dikurangi kecepatan berlarinya, bisa pula dengan mengecilkan area permainan, dengan mengurangi durasi permainan dan dengan menambahkan alat-alat bantu lainnya. Terpenting pelaksanaan pemanasan dapat berjalan sesuai dengan semestinya.

Gerakan yang dilakukan KKG Medan Deli yang menggandeng KPOTI Sumut pada penyelenggaraan KOSN kemaren patut didukung sepenuhnya. Apalagi kegiatan ini dapat menumbuhkan penguatan pendidikan karakter pada anak. Sejalan dengan semangat merdeka belajar yang digaungkan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, dan dikerucutkan dalam gelora Medan Merdeka Belajar gagasan Kadis Pendidikan Kota Medan Masrul Badri.

sumber ;

https://medanmerdekabelajar.com/2020/03/08/warming-up-dengan-pendekatan-permainan-tradisional/

https://www.google.com/search?q=warming+up+dengan+permainan+tradisional&oq=warming+up+dengan+permainan+tradisional&aqs=chrome..69i57j69i60.15347j0j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8

 

Lari jarak pendek dan start jongkok.randi.2019

Lari Jarak Pendek dan Start Jongkok



Ada berberapa jenis lari diantaranya yaitu lari jarak pendek,lari jarak pendek merupakan lari dengan secepat mungkin menuju garis finish atau sering dikenal dengan lari sprint.

Pengertian lari jarak pendek atau sprint adalah jenis olahraga yang dilakukan dengan mengandalkan kekuatan dan kecepatan penuh sepanjang garis lintasan dari start hingga finis.Lari jarak pendek atau sprint merupakan aktivitas olahraga yang dilakukan dengan berlari sekencang mungkin yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan. Jarak lintasan yang diperlombakan pada lari jarak pendek adalah 100 meter, 200 meter dan 400 meter. Teknik start sangatlah penting dalam melakukan olahraga lari. Teknik tersebut diperlukan agar bisa meningkatkan performa ketika berlari dan tidak terkena pelanggaran atau didiskualifikasi.Pemenang perlombaan lari jarak pendek ditentukan berdasarkan catatan waktu yang paling singkat.Jenis lari tersebut sudah dilombakan sejak ribuan tahun lalu oleh bangsa Yunani.

Terdapat tiga macam teknik start dalam lari jarak pendek yang perlu dipahami, yaitu sebagai berikut:


  • Start Pendek (Bunch Start), yaitu kaki kiri di depan dan lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kaki kiri sekitar satu kepal. Sedangkan kedua tangan diletakkan di belakang garis start dengan jari-jari rapat dan ibu jari terpisah.Saat akan melakukan suatu gerakan pada start jongkok dengan posisi pendek, sebaiknya bisa memposisikan lutut kaki belakang berada disamping ujung telapak kaki depan. Biasanya, gerakan start jongkok pada posisi pendek dilakukan pada pertandingan atletik yang memiliki ukuran jarak pertandingan berlari sekitar 0-150 meter.

    Jarak yang tidak terlalu jauh, membuat pemain harus betul-betul berhasil dalam gerakan start jongkok pada posisi pendek. Jika ada yang salah, bukan tidak mungkin akan tertinggal oleh pemain lainnya.

    Berikut beberapa langkah yang harus diketahui para atlet pada posisi start jongkok pendek dalam olahraga atletik.

    • Kemudian pastikan posisi ibu jari ada di depan tangan, sejajar dengan lutut kaki belakang, hal ini dilakukan sekaligus untuk manfaat peregangan otot yang didapatkan.
    • Setelah itu, ibu jari kaki depan diposisikan secara sejajar pada lutut kaki belakang serta tangan, sehingga bisa atau dapat memiliki posisi secara agak mundur kurang lebih sekitar 30 cm.
    • Selanjutnya posisikan kepala sedikit menunduk, dengan pandangan mata lurus ke depan, kemudian lakukanlah berlari dengan jarak pendek.

    Jika teknik ini berhasil dilakukan, tolakan yang dihasilkan dari posisi ini akan menghasilkan lari dengan kecepatan tinggi.Para atlet bisa memposisikan tangan membuka sejauh dengan lebar garis bahu.

  




  • Start Menengah (Medium Start), yaitu kaki kiri di depan, lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kanan tumit kaki kiri jaraknya sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan diletakkan di belakang garis start dengan empat jari-jari rapat, sementara ibu jari terpisah.Pada saat seorang atlet akan melakukan lari dengan posisi start jongkok menengah biasanya dilakukan dalam jarak sekitar 500 meter. Dengan jarak yang lumayan jauh, maka posisi start lagi-lagi memegang peranan penting.

    Seorang atlet perlu mahir dalam posisi start jongkok tersebut. Jika salah saat posisi start, maka risiko cedera lebih tinggi dan akan cukup sulit mengejar langkah lawan lainnya.

    Berbeda dengan start pendek, pada start medium ini letak lutut kaki belakang berada sejajar dengan tungkai kaki depan atau sedikit lebih kebelakang dari kaki depan.

    Beberapa langkah atau cara untuk melakukan sebuah start jongkok menengah ini di antaranya sebagai berikut:

    • Seorang atlet harus memposisikan awal, dengan melakukan posisi tangan dibuka sekitar selebar bahu.
    • Kemudian, lakukan posisi lutut kaki belakang secara sejajar pada tungkai kaki depan.
    • Setelah itu seorang atlet memposisikan lutut kaki di belakang secara sejajar, kemudian mundurkan sedikit ke belakang sampai tangan kira-kira sekitar 20-30 cm.
    • Lalu posisikan kepala sedikit ke bawah serta pandangan ke depan, kemudian berlari saat aba-aba start dibunyikan.





  • Start Panjang (Long Start), yaitu kaki kiri diletakkan di depan lutut kaki kanan di belakang kaki kiri, jaraknya sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan di belakang garis start dengan jari-jari rapat, sementara ibu jari terpisah.Pada saat ingin melakukan suatu perlombaan lari dengan baik, maka bisa melakukan gerakan start jongkok merupakan kunci. Dalam perlomban lari jarak jauh, biasanya berjarak tempuh kurang lebih 1.000 meter.

    Dengan jarak lari sejauh itu, tentu membutuhkan stamina yang baik dan start yang sukses. Itulah sebabnya mengapa penting memahami bagaimana memposisikan start jongkok secara baik, agar tidak didiskualifikasi dari perlombaan.

    Berikut ini beberapa langkah teknik start jongkok pada lari jarak jauh yang benar.

    • Posisikanlah letak tangan anda secara sejajar dengan garis di lapangan. Posisikan juga bahu anda secara sejajar dengan garis tersebut.
    • Kemudian, posisi lutut condong ke belakang tubuh anda, dan perhatikan bahwa posisi kaki depan harus ditungkaikan.
    • Setelah itu, posisikan pula lutut anda condong ke belakang juga terhadap tungkai kaki depan. Hal inni dilakukan agar posisi lutut agak jauh dari tangan, sehingga membuat seorang atlet akan lebih leluasa pada saat akan melakukan start lari jarak jauh.
     dalam start jongkok terdapat 3 aba-aba :
    1.Bersedia
       aba-aba ini akan dikumandangkan setelah para pelari berada di masing-masing alur mereka. Saat aba-aba ‘bersedia’, pelari menempatkan dua kaki mereka ke balok lari dan salah satu lutut kaki menyentuh lantai. Posisi telapak tangan terbuka dan berada tepat di belakang garis start. Posisi badan rileks dan pandangan mata melihat lurus ke depan.
    2.Siap
            Aba-aba ini mengharuskan kamu untuk lebih bersiap melakukan lari. Saat aba-aba Siap’, lutut dan pantat diangkat hingga setinggi bahu. Kepala sedikit menunduk untuk menjaga keseimbangan waktu pertama kali berlari. Atur napas supaya tubuh lebih rileks dan fokus untuk aba-aba selanjutnya.
    3.Yakk
        Pelari harus mulai memacu kecepatannya. Aba-aba ‘Yak’ atau ditandai dengan suara letusan pistol mewajibkan pelari mulai melakukan tolakan di balok untuk mendorong tubuh untuk berlari maju. Posisi tubuh condong ke depan dengan didukung oleh ayunan kedua tangan yang selaras. Capai kecepatan maksimal sampai ke garis finish.




https://www.suara.com/sport/2020/12/03/205522/teknik-dasar-dan-peraturan-lari-jarak-pendek-yang-perlu-dipahami

https://www.bola.com/ragam/read/4383271/pengertian-dan-manfaat-lari-jarak-pendek-ampuh-menurunkan-berat-badan#:~:text=Pengertian%20lari%20jarak%20pendek%20atau,catatan%20waktu%20yang%20paling%20singkat.

Minggu, 06 Desember 2020

penyalahgunaan NAPZA.randi.2019


PENYALAHGUNAAN NAPZA

Narkoba sudah mulai merambah ke belahan dunia khususnya Indonesia. Bahkan dari kalangan anak-anak, pemuda atau remaja sendiri telah menjadi korban zat adiktif ini. Dengan meningkatnya keprihatinan dan kepedulian masyarakat terhadap masalah penyalahgunaan narkotika, masyarakat mengharapkan adanya perhatian dan tindakan nyata dan tegas. Menurut Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang narkotika pada Bab I Pasal I, narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. Kata “Narkotika” sendiri berasal dari Bahasa Yunani “Narkoum” yang berarti membuat. 

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisiaris Jenderal Polisi Heru Winarko menyebut, penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja makin meningkat. Di mana ada peningkatan sebesar 24 hingga 28 persen remaja yang menggunakan narkotika.berberapa tahun lalu penyalahgunaan narkotika dikalangan remaja semangkin meningkat.dimana peningkataanya sendiri sebesar 20 persen  dan sekarang meningkat mencapai 24-28 persen itu adalah kebanyakan pengguna adalah anak-anak dan remaja.

Penyalahgunaan narkotika kebanyakan adalah pengguna jangka panjang,sebab mereka mempunyai waktu yang cukup lama untuk menggunakan narkoba. Selain itu pengguna narkoba juga memiliki sebutan atau nama tersendiri yaitu “imun”(semakin meningkat penggunaanya).World Drugs Reporst 2018 yang diterbitkan oleh (UNODC),menyebutkan sebanyak 275 juta penduduk di dunia atau5,6% dari penduduk dunia (usia 15-64 tahun pernah menggunakan narkoba ). sementara di indonesia,BNN selaku focal point dibidang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba tahun 2017 sebanyak 3.376.115 orang pada rentang usia 10-59 tahun.

Sedangkan angka penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar di tahun 2018 (dari 13 ibukota provinsi di Indonesia ) mencapai angka 2,29 juta orang. Salah satu kelompok masyarakat yang rawan terpapar penyalahgunaan narkoba adalah mereka yang berada pada rentang usia 15-35 tahun atau generasi milenial.

https://bnn.go.id/penggunaan-narkotika-kalangan-remaja-meningkat/siemas/article/download/2570/1456

http://journal.uir.ac.id/index.php/generasiemas/article/download/2570/1456

Jumat, 20 Maret 2020

rasa kebangsaan dan kenegaraan pemuda indonesia

Kebangsaan dan kenegaraan para pemuda Indonesia’

Rasa nasionalisme di kalangan muda dikhawatirkan akan berdampak buruk kepada persatuan dan kesatuan bangsa. padahal peranan pemuda sangat dibutuhkan untuk membangun bangsa.untuk itu perlu pendidikan dan pembinaan karakter bangsa untuk memajukan peradaban bangsa agar menjadi bangsa yang semakim terdepan dengan sumber daya manusia berilmu,berwawasan ,dan brkarakter.karakter merupakan hal sangat esensial dalam berbangsa dan bernegara,karena hilangnya karakter akan menyebabkan hilangya generasi penerus bangsa.karakter harus di bangun dan di bentuk agar menjadi yang bermartabat,sehingga menumbuhkan dan memperkuat jati diri bangsa,menjadi ketuhanan negara kesatuan republik inddonesia dan membentuk manusia dan masyarakat indonesia berakhlak mulia.Berikan aku 10 pemuda,maka akan aku guncang dunia,pesan bung karno ini menjadi pesan yang terus menerus memacu semangat pemuda hingga hari ini.Masa depan suatu bangsa ini tergantung kepada generasi muda yang saat ini sedang tumbuh dan berkembang.Bangsa ini sangat membutuhkan pemuda-pemuda yang berkarakter,seperti berikut:
  •          Tangguh
  •          Inovatif
  •          Kreatif
  •          Jujur
  •          Berdedikasi
  •          Beritegrasi

Dari berberapa contoh karakter di atas mungkin yang telah di terapkan oleh bangsa ini hanya sebagian saja karena bangsa kita ini hanya bias meniru hal yang datang dari barat,bukan malah mengedepakan karakter sendiri tapi malah memakai karakter bangsa asing yang memungkinkan hilangya karakter bangsa ini dan membuat kehilangan jati diri sendiri dalam segala hal.Sejarah mencatat bahwa setidaknya ada empat hal yang dapat menjadi perekat bangsa, yaitu pertama, jaringan perdagangan di masa lampau. Kedua, penggunaan bahasa yang sejak 1928 kita sebut sebagai bahasa Indonesia. Ketiga, imperium HindiaBelanda sesudah pax-neerlandica, dan keempat, pengalaman bersama hidup sebagai bangsa Indonesia sejak 1945. Proses pembentukan bangsa Indonesia diawali oleh keinginan untuk lepas dari penjajahan dan ingin memiliki kehidupan yang lebih baik bebas dari penindasan dan bebas untuk melakukan apa yang diinginkan sebagai sebuah bangsa yang dibalut dalam rasa Nasionalisme. kemudian Kerangka cita-cita Nasional (bangsa) tersebut terangkum apik dalam pembukaan UUD 1945, dengan Negara republik Indonesia sebagai pengemban amanah dari kedaulatan rakyat Indonesia. Pertumbuhan wawasan kebangsaan Indonesia bersifat unik dan tidak dapat disamakan dengan pertumbuhan nasionalisme bangsa lain. Walaupun rasa “persatuan” keIndonesiaan telah bertunas lama dalam sejarah bangsa Indonesia, namun semangat kebangsaan atau nasionalisme ke-Indonesiaan dalam arti yang sesungguhnya, secara formal baru lahir pada permulaan abad ke-20. Semangat kebangsaan tersebut lahir sebagai reaksi perlawanan terhadap kolonialisme yang telah berlangsung berabad-abad lamanya. Karena itu, nasionalisme Indonesia kontemporer terutama berakar pada keadaan bangsa Indonesia pada abad keduapuluh, namun beberapa dari akar-akarnya berasal dari lapisan sejarah yang jauh lebih tua (Kahn).